Beranda / Bahasa Pemrograman / Dasar Java – Pengambilan Keputusan

Dasar Java – Pengambilan Keputusan

A.  Statemen if

Statemen if terdiri dari sebuah ekpresi Boolean yang diikuti dengan satu statemen atau lebih.

Berikut sintaks untuk statemen if :

Berikut ini contoh penggunaanya :

Kode tersebut akan menghasilkan output berikut :

B.  Statement if … else 

Statemen if dapat diikuti dengan statemen else opsional, yang dieksekusi jika ekspresi Boolean bernilai salah.

Berikut ini sintaksnya :

Berikut contoh penggunaanya :

Kode tersebut akan menghasilkan outpur berikut :

C.  Statemen if….else if…..else 

Statemen if dapat diikuti dengan statemen else if… else opsional.

Saat menggunakan statemen if, else if, else ada beberapa hal yang harus anda perhatikan :

  • Sebuah statemen if dapat memiliki nol atau satu statemen else, dan harus digunakan setelah statemen else if
  • Sebuah statemen if dapat memiliki nol atau banyak statemen else if dan harus digunakan sebelum statemen else
  • Setelah sebuah statemen else if dieksekusi, statemen else if atau else yang tidak akan diperiksa (akan langsung melompat pada kode setelah else terakhir)

Berikut ini sintaksnya :

Berikut ini contoh penggunaanya :

Kode tersebut akan menghasilkan output berikut :

D.  Statemen if .. else Bertumpuk 

Anda dapat memasukan statmen if else ke dalam statemen if else lainnya.

Berikut ini sintaks dari statemen if else bertumpuk:

Berikut ini contoh penggunaanya :

Hasil dari kode tersebut adalah sebagai berikut :

E. Statemen Switch 

Statemen switch memungkinkan sebuah variabel diperiksa keamanannya dengan daftar nilai – nilai yang ada. Setiap nilai dalam daftar disebut case.

Berikut ini sintaks statemen switch :

Berikut ini aturan penggunaan statemen swtich :

  • Variabel yang digunakan dalam variabel switch hanya boleh berupa byte, short, int, atau char
  • Anda dapat menggunakan beberapa case di dalam switch. Setiap case diikuti dengan nilai yang akan dibaningkan dan tanda titik dua (:)
  • Nilai case harus sama tipe datanya dengan variabel dalam switch dan harus berupa konstanta atay literal
  • Ketika variabel yang dibandingkan sama dengan case statemen pada case tersebut akan dieksekusi sampai pada kata kunci break
  • Ketika sampai pada kata kunci break. Jika tidak break aliran proses akan terus dilanjutkan pada case selanjutnya sampai pada break
  • Statemen switch dapat memiliki case default, yang diletakan pada akhir statemen. Default dijalankan jika tidak ada case yang dijalankan.

Berikut ini contoh penggunaanya :

Kode tersebut menghasilkakn output berikut :

 

 

Tentang gookkis

Cuma tukang ketik di Gookkis.com, semoga tulisan jelek ini bermanfaat.

Baca Juga

Dasar Java – Eksepsi Dalam Java

Eksepsi adalah masalah yang muncul pada saat mengeksekusi program. Sebuah eksepsi dapat terjadi karena berbagai …

Dasar Java – Angka Dalam Java

Tiga angka dalam java memiliki jenis pembungkusan (wrapper class) sesuai dengan tipe masing – masing. …

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.