Kembali ke Blog

Kenapa Saya Suka Kerja di Beberapa Proyek Freelance Sekaligus

#career#freelance
Kenapa Saya Suka Kerja di Beberapa Proyek Freelance Sekaligus

Salah satu hal yang sering saya lakukan: pegang lebih dari satu proyek freelance dalam satu waktu, bukan cuma fokus ke satu klien. Buat sebagian orang ini kedengaran capek, tapi buat saya justru ada beberapa manfaat nyata.

Variasi bikin skill tetap tajam. Proyek desktop tools (Avalonia, Go) butuh skillset yang beda banget dari proyek mobile app (Swift/Kotlin) atau web internal (React/Spring Boot). Gonta-ganti konteks ini justru bikin saya nggak stuck di satu jenis masalah aja.

Nggak taruh semua telur di satu keranjang. Kalau satu proyek lagi sepi kerjaan (misalnya nunggu approval klien atau di fase testing), proyek lain bisa jalan terus. Ini bikin ritme kerja lebih stabil dibanding gantung ke satu sumber kerjaan.

Side project jadi ruang eksperimen. Beberapa hal yang saya pelajari dari satu proyek (misalnya arsitektur no-backend di Istiqomah) sering kepakai lagi di proyek lain. Variasi proyek bikin “pustaka pengalaman” saya lebih kaya.

Tantangannya nyata juga: butuh manajemen waktu yang lebih ketat, komunikasi yang jelas ke tiap klien soal ekspektasi timeline, dan kemampuan context-switching yang harus terus dilatih.

Kuncinya buat saya: jangan ambil lebih banyak dari yang bisa saya kerjakan dengan kualitas yang konsisten. Lebih baik pegang dua-tiga proyek dengan hasil bagus, daripada banyak proyek tapi setengah-setengah semua.