Kenapa Golang Cocok Buat Bikin Tools VPN dan Remote Desktop
Selain aplikasi desktop dengan Avalonia/C#, sebagian logic networking di proyek saya saya tulis pakai Go. Alasannya sederhana: goroutines dan channel bikin nulis kode yang handle banyak koneksi sekaligus (misalnya tunnel VPN atau sesi remote desktop) jauh lebih gampang dibanding thread-based concurrency di bahasa lain.
Selain itu, Go compile jadi satu binary tanpa dependency runtime tambahan. Buat tools yang perlu di-deploy ke berbagai environment client, ini penting — nggak perlu mikirin versi .NET runtime atau interpreter apa yang terpasang di mesin tujuan.
Standard library Go juga udah kuat banget buat networking — net, crypto/tls, sampai raw socket handling — jadi nggak perlu banyak dependency eksternal buat hal-hal dasar. Ini juga ngurangin attack surface, yang penting banget buat tools yang berurusan dengan koneksi aman kayak VPN.
Trade-off-nya: error handling Go lumayan verbose (banyak if err != nil), dan generics-nya masih relatif baru dibanding bahasa lain. Tapi buat kebutuhan networking tools yang butuh reliable dan gampang di-deploy, Go tetap jadi pilihan pertama saya.