Eksperimen Agentic AI: Bikin dodolanan.com Pakai Claude Code
Beberapa waktu lalu, di sela waktu senggang, saya iseng riset soal agentic AI — tujuannya satu: nyari workflow paling efisien buat integrasikan AI agent ke proses development sehari-hari. Daripada cuma baca-baca teori, saya putuskan langsung praktik: bikin proyek nyata dari nol pakai Claude Code.
Hasilnya: dodolanan.com, kumpulan mini game yang berhasil saya build dan rilis.
Yang paling menarik dari eksperimen ini bukan soal “AI bisa nulis kode” — itu udah biasa. Yang baru buat saya adalah ngelihat AI agent nggak cuma jadi auto-complete pintar, tapi beneran bisa otomasi task dari ujung ke ujung: dari scaffolding proyek, nulis logic game, sampai bantu proses deploy.
Beberapa insight yang saya dapat:
- Agent bekerja paling baik kalau instruksinya jelas dan scoped — bukan “bikinin game” tapi spesifik fitur per fitur
- Iterasi cepat itu kunci: kasih task kecil, review hasilnya, lanjut ke task berikutnya, daripada minta semuanya sekaligus
- AI agent bagus buat percepat “boilerplate” dan repetitive work, tapi keputusan arsitektur besar tetap perlu saya yang pegang kendali
Buat solo developer kayak saya, workflow ini game-changer — proyek yang biasanya butuh waktu berminggu-minggu bisa dipercepat signifikan tanpa ngorbanin kualitas kode.