Breaking News
Home / Web / Laravel / Ahmad Rosid – Membuat Custom Controller Pada Command Artisan Laravel

Ahmad Rosid – Membuat Custom Controller Pada Command Artisan Laravel

Salah satu hal yang saya suka dari laravel adalah command artisan nya yang membuat kita dimudahkan jika ingin membuat beberapa hal seperti controller, model, migrations dan yang lainya. Akan tetapi ada beberapa hal dari artisan yang kita kadang butuhkan tapi tidak tersedia disana. Nah untuk itu kita bisa membuat sendiri command artisan yang kita bisa sesuaikan dengan kebutuhan kita.

Pada kesempatan kali ini saya akan sedikit berbagi dengan teman — teman bagaimana caranya agar kita bisa menambahkan command artisan yang di sesuaikan dengan kebutuhan kita.

Artisan Console

Ok, hal pertama yang perlu kita kethaui dalam hal urusan artisan adalah Artisan Console apa dan untuk apa kegunaanya.

Artisan is the command-line interface included with Laravel. It provides a number of helpful commands that can assist you while you build your application.

Dari dokumentasi resmi di website laravel tentang Artisan Console kita akan dapati penjelasan seperti di atas. Secara singkatnya dengan artisan kita bisa mendapatkan bantuan dengan artisan untuk mempercepat kerja kita dalam mengembangkan aplikasi web dengan menggunakan laravel.

Writing Commands

Sudah tau sedikit tentang artisan sekarang kita akan lanjutkan bagaimana caranya agar kita juga bisa menambahkan command artisan. Nah pada kesempatan kali ini kita akan coba membuat sebuah command yang akan kita gunakan untuk membuat sebuah class yang akan kita gunakan sebagai controller yang akan mengurusi API processing. Dimana yang akan kita lakukan disini cukup simple yaitu kita akan men-generate sebuah controller yang akan kita letakan pada folder api, App\Http\Controllers\Api.

Baiklah sekarang silahkan jalankan perintah berikut ini pada project laravel anda.

Kemudian kita akan mendapatkan dummy class untuk membuat sebuah command seperti ini.

Selanjutnya kita rubah class tersebut menjadi seperti dibawah ini :

 

Sesudah itu kita buat sebuah dummy text yang mana nanti kita akan gunakan sebagai string template untuk men-generate class apicontroller kita.

Yang pertama silahkan buat sebuha folder stubs pada folder command atau jalankan perintah berikut ini untuk mempercepat kita membuat file stubs nya.

Selanjutnya buat file stubs untuk string template nya, jalan kan perintah berikut ini.

Dan untuk isi controller plain stub nya seperti ini.

Registering Commands

Selesai melakukan coding di atas selanjutnya kita mendaftarkan command yang telah kita buat agar dapat mucul ketika kita menjalankan artisan. Untuk itu buka file app/Console/Kernel.php kemudian daftarkan pada variable command seperti berikut ini.

Jika sudah berhasil maka akan mucul pada list command artisan kita silahkan cek dengan menjalankan php artisan.

Jika sudah berhasil makan akan muncul seperti gambar diatas. Dan sekarang coba kita uji jalankan command dari make:api-controller.

Jika sudah benar maka akan muncul pesan berikut ini

Yups gimana cukup mudah bukan. Nah bagi teman — teman yang ingin melakukan percobaan lain dengan command silahkan buka dokumentasi selanjutnya dibawah ini.

Bagi teman — teman yang ingin mendapatkan source code dari tutorial ini silahkan teman — teman buka pada link dibawah ini.

Dan mungkin cukup sekian untuk tutorial kali ini, sampai jumpa pada tutorial berikutnya. Jangan lupa untuk share artikel ini kepada teman yang lainya dan semoga bermangfaat.

About gookkis

Cuma tukang ketik di Gookkis.com, semoga tulisan jelek ini bermanfaat.

Baca Juga

WordPress – Tema dan Permalinks

Sebuah folder themes akan terdeteksi sebagai sebuah tema. jika memiliki setidaknya 2 file di dalam …

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.